Trump Teken Perintah Pembentukan Angkatan Luar Angkasa AS – Djamal Aziz dotcom

Presiden Donald Trump menandatangani perintah pembentukan Angkatan Luar Angkasa Amerika Serikat pada Selasa (19/2).

Dalam upacara penandatanganan di Gedung Putih, Trump mengumumkan bahwa perintah ini termaktub dalam memo Perintah Kebijakan Luar Angkasa 4.

Dengan perintah ini, para pembuat kebijakan dapat meletakkan dasar legislasi untuk membentuk Angkatan Luar Angkasa sebagai cabang militer baru yang setara dengan Marinir.

Memo yang dilihat Reuters tersebut memerintahkan Kementerian Pertahanan AS “menghimpun sumber daya luar angkasa untuk menangkis dan melawan ancaman di luar angkasa” melalui pembentukan Angkatan Luar Angkasa di bawah Angkatan Udara.

Berdasarkan memo tersebut, Angkatan Luar Angkasa ini akan menjadi sayap bersenjata militer yang terdiri dari “fungsi tarung dan pendukung pertarungan yang memungkinkan perlawanan kuat dan operasi pertahanan luar angkasa.”

Pemerintahan AS memasang target Angkatan Luar Angkasa ini harus terbentuk paling lambat pada 2020 mendatang.

Namun, Kepala Angkatan Udara AS, David Goldfein, proses pembentukan Angkatan Luar Angkasa ini masih akan sangat panjang.

Menurut Goldfein, salah satu pembahasan yang akan memakan waktu lama adalah “rincian bagaimana kami bergerak untuk membentuk angkatan ini di dalam Departemen Angkatan Udara.”

“Dari perspektif perang, langkah paling penting dan harus dilakukan segera adalah pembangunan Komando Luar Angkasa AS untuk menjadi pusat komando para kombatan,” ujar Goldfein, sebagaimana dikutip Reuters.

Tahun lalu, Wakil Menteri Pertahanan AS, Patrick Shanahan, memperkirakan pihaknya akan membutuhkan anggaran sekitar US$5 miliar untuk membentuk angkatan luar angkasa.

Kini, seorang pejabat Pentagon menyebut bahwa berbagai landasan angkatan luar angkasa ini mungkin dapat memakan biaya hingga US$72 juta.

Setelah itu, AS diperkirakan bakal memerlukan anggaran sekitar US$13 miliar untuk melanjutkan pembangunan angkatan luar angkasa dalam lima tahun.

Sumber : CNN Indonesia
Djamal Aziz dotcom bukan pemilik berita diatas.

  •  
  • 1
  •  
  •  
    1
    Share
WhatsApp chat