Jalani Pemeriksaan Lanjutan, Joko Driyono Tampak Kelelahan – Djamal Aziz dotcom

Pelaksana Tugas Ketua Umum PSSI Joko Driyono tampak kelelahan saat diperiksa sekitar lebih dari 20 jam oleh pihak kepolisian terkait kasus pencurian barang bukti dan perusakan tempat kejadian perkata di Rasuna Office Park.

Joko Driyono tiba di Ditreskrimum Polda Metro Jaya pada Kamis (21/2) sekitar pukul 09.42 WIB dengan didampingi pengacaranya. Akan tetapi, hingga pukul 06.00 WIB mantan manajer klub sepak bola Pelita Krakatau Steel itu belum juga diperkenankan pulang.

Sekitar pukul 05.00 WIB, CNNIndonesia.com sempat bertemu Joko Driyono di ruang tunggu, tepatnya di lantai 2 Gedung Ditreskrimum.

Joko yang mengenakan kemeja batik lengan panjang berwarna cokelat terlihat duduk di sofa didampingi pengacaranya yang mengenakan batik biru terang lengan panjang. Raut wajah Ketua Umum PSSI sementara itu tampak kelelahan.

Jokdri, sapaan akrab Joko Driyono, juga memilih bungkam ketika dimintai keterangan mengenai pemeriksaan kedua oleh kepolisian. Mantan CEO PT Liga Indonesia itu pun hanya memberikan senyum kecil.

“Belum selesai,” ujar pengacara Joko Driyono saat ditanya soal pemeriksaan kliennya.

Joko Driyono jadi PlT Ketua Umum PSSI setelah Edy Rahmayadi mengundurkan diri.

Selang beberapa menit, Joko juga diketahui menjalani ibadah Salat Subuh di sebuah mushola kecil di lokasi yang sama. Ia juga sempat meminta pengacaranya untuk menanyakan apakah pemeriksaannya sudah selesai atau belum.

Pemeriksaan pada Kamis adalah agenda lanjutan dengan rencana menyodorkan 15 pertanyaan sisa dari pemeriksaan pada Senin (18/2).

Awalnya Joko Driyono akan dicecar 32 pertanyaan. Tetapi, baru 17 pertanyaan diajukan pada interogasi hari Senin hingga Selasa (18/2) pagi, Joko Driyono meminta pemeriksaan itu dihentikan dan dilanjutkan di lain hari.

Belum ada keterangan dari kepolisian mengenai pemeriksaan lanjutan Joko Driyono ini. Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono yang coba dihubungi CNNIndonesia.com juga tidak memberikan respons.

Sumber : CNN Indonesia
Djamal Aziz dotcom bukan pemilik berita diatas.

WhatsApp chat