IHSG Kembali ke Zona Hijau Ditopang Data Kredit Desember – Djamal Aziz dotcom

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diramalkan berbalik menguat pada perdagangan hari ini, Rabu (9/1). Pelaku pasar menanti data pertumbuhan kredit Desember 2018 yang akan segera rilis.

Analis Indosurya Bersinar Sekuritas William Surya Wijaya memprediksi pertumbuhan kredit akhir tahun lalu semakin positif dibandingkan dengan posisi November 2018. Catatan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menunjukkan pertumbuhan kredit dua bulan lalu sebesar 12,05 persen, turun dari Oktober 2018 sebesar 13,5 persen.

“Pertumbuhan kredit yang disinyalir akan terlansir dalam kondisi baik sehingga dapat menopang pola pergerakan IHSG hingga beberapa waktu mendatang,” papar William dalam risetnya.

Selain itu, indeks juga akan terbantu oleh kenaikan cadangan devisa (cadev) menjadi US$120,7 miliar pada Desember 2018 dari sebelumnya US$117,2 miliar. Realisasi itu mengartikan ekonomi Indonesia masih kokoh saat ini.

“Hari ini IHSG berpotensi menguat, pergerakan rentang hari ini 6.123 – 6.421,” papar William.

Di sisi lain, Analis Artha Sekuritas Dennies Christoper Jordan melihat secara teknikal indeks masih akan bertengger di zona merah pada pertengahan pekan. Namun, pelemahannya diramalkan tak signifikan.

“Pelemahan diperkirakan terbatas didorong oleh kuatnya nilai tukar rupiah dan january effect,” ucap Dennies melalui risetnya.

RTI Infokom mencatat rupiah kemarin sempat menyentuh area Rp13.995 per dolar AS. Namun, pada sore harinya kembali ke area Rp14 ribu per dolar AS. Sejalan dengan rupiah, pelemahan indeks kemarin menjadi terbatas sebesar 0,39 persen ke level 6.262

“IHSG diprediksi melemah, support 6.211-6.236 resistance 6.301-6.341,” papar Dennies.

Untuk bursa saham Wall Street sendiri terpantau melanjutkan penguatannya tadi malam. Hal itu terlihat dari tiga indeks utamanya, yakni Dow Jones yang naik 1,09 persen, S&P500 0,97 persen, dan Nasdaq Composite 1,08 persen.

Sumber : CNN Indonesia
Djamal Aziz dotcom bukan pemilik berita diatas.

WhatsApp chat