IHSG Berpeluang Menguat Lagi Berkat Modal Asing

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi masih akan menguat pada perdagangan hari ini, Senin (19/11). Penguatan bakal didorong masih mengalirnya modal asing seiring stabilnya nilai tukar.

“Stabilnya nilai tukar ditambah dengan kuatnya fundamental perekonomian dalam negeri turut menopang pola gerak IHSG hingga beberapa waktu mendatang,” papar Analis Indosurya Bersinar Sekuritas William Surya Wijaya dalam risetnya.

Pada bulan ini, rata-rata nilai tukar rupiah berada di kisaran Rp14.500-Rp14.600 per dolar Amerika Serikat (AS). Posisi ini menguat dibandingkan posisi rupiah bulan lalu yang berada di kisaran Rp15 ribu per dolar AS.

Seiring perkiraan masih masuknya modal asing, William meramalkan IHSG hari ini bergerak dalam rentang support 5.868 dan resistance 6.123. Ia merekomendasikan dua saham yang dapat dibeli investor di sektor rokok, yakni PT Gudang Garam Tbk (GGRM) dan PT HM Sampoerna Tbk (HMSP).

Sementara, Analis Trimegah Sekuritas Rovandi mengatakan mayoritas pelaku pasar cenderung melakukan aksi ambil untung (profit taking). Terlebih, IHSG juga sudah berada dalam area jenuh beli (overbought).

“Data ekonomi dalam negeri juga tidak signifikan,” kata Rovandi.

Ia memperkirakan IHSG pada hari ini bergerak dalam rentang support 5.970 dan resistance 6.055. Namun, dalam satu pekan IHSG diprediksi berada dalam rentang support 5.870 dan resistance 6.100.

“(Sepanjang pekan ini) berpotensi koreksi,” terang Rovandi.

Pada akhir pekan lalu, indeks ditutup di level 6.012. Dengan begitu, sepanjang pekan lalu IHSG meningkat sebesar 2,34 persen.

Sementara bursa saham Wall Street bergerak bervariasi pada akhir pekan lalu. Dow Jones dan S&P500 ditutup menguat masing-masing 0,49 persen dan 0,22 persen, sedangkan Nasdaq Composite turun 0,15 persen.

Sumber : CNN Indonesia

Djamal Aziz dotcom bukan pemilik berita diatas.

WhatsApp chat