Djamal Aziz & Nori Yang Ku Tunggu Oleh Zainal Muttaqin

Siapa sih yang tak kenal Djamal Aziz, diseluruh Indonesia pastilah tahu dan mengenali dirinya, yang begitu banyak kegiatannya, dari anggota DPR hingga JC, dan tentu tak juga berubah posisinya selalu digarda depan, dengan suara lantang dan perilakunya yang tanpa kenal menyerah, Pantang mundur, walaupun memang sudah berada dibelakang,

Terkadang dan seringnya orang menganggap kontroversial dan kekoplakannya dengan segala macam komentar dan pendapatnya, menghadirkan suasana jadi segar dan terang benderang. Bukan karena solusi pintar dan kepandaiannya, tetapi telah mampu mengusik kesadaran dan naluri berfikir manusia.

Yang justru menyalakan penerangan dan pencerahan bagi siapa saja yang mendengarkan dan memperhatikan komentar dan pendapatnya, yang datang tak terduga, Disitulah peran Djamal Aziz yang sesungguhnya sebagai pemicu pencerahan diri manusia.

Tanpa terasa yang mendengarkan dan memperhatikan komentar dan pendapat dirinya, mengusik kesadaran memotivasi diri untuk berfikir keras memperoleh yang hakiki, yang sulit kita peroleh pada saat kita menerima ajaran dan pelajaran yang sesuai kaidah pembelajaran biasa.

Justru kekoplakan dan kacaunya rona pemikiran yang dia lontarkan, adalah menggambarkan keadaan sesungguhnya, walau dia tampilkan dengan kondisi berbalikan dengan keadaan sesungguhnya. Justru kekoplakannya itulah yang semakin memantabkan jalur kebenaran yang harus ditempuh, Dari arah dan petunjuknyalah kita bisa menyusuri jalan kebenaran.

Hanya caranya melihat dan memahami mesti harus disesuaikan, tinggal membalikkannya dengan Alogika, maka logika sehat akan kita dapatkan dan diperoleh dengan akurat dan benar. Pembalikan logika sehat yang konsisten dia perankan, merupakan tanda dan pelajaran yang bisa kita resapi dan pahami, sesungguhnya dibalik kekoplakannya itulah tersembunyi kebenaran hakiki.

Cara berpikir dirinya dan komentarnya harus disikapi dengan membalikkan arti dan maksudnya, atau lihatlah dari sisi inversenya, maka disana sebenarnya kebenaran yang hakiki yang tersembunyi dibalik kata kata dan komentarnya.

Dan kadang begitulah seorang yang sangat cerdas dan pandai, justru memberi petunjuk dengan membalikkan logika dan kerangka berfikir. Maka hanya dengan cara sabar dan menyesuaikan penerimaan bahasa saja, kita akan mengerti dan memahami makna dan hakekat informasi yang tersembunyi .

Seperti halnya Abu nawas yang sering menyelesaikan masalah dengan pembalikan logika dan kerangka berfikir,

Memang Tokoh yang tidak ada duanya di Indonesia ini, sedikit anggota DPR yang mampu memerankan seperti yang dia perankan, dalam membawa kebenaran dan perjuangan kebenaran. Mengambil peran Inversenya, sebagai sosok kontroversial dan koplak.

Maka, hilangnya Djamal Aziz dari peredaran, justru membuat suasana dan keadaan seperti sunyi dan sepi, tak ada kecamuk berita dan komentar, yang mampu mengusik pikiran dan logika, untuk berpikir kritis dan berfikir keras dalam rangka memperoleh jawaban dan kebenaran hakiki.

Djamal Aziz, seolah Mpok Nori yang selalu menjawab sekenanya, yang ternyata begitu banyak kebenaran yang tersembunyi dibalik kesederhanaan dan kekoplakan berfikir manusia.

Kita seolah tersadar, bahwa kita masih berharga sebagai manusia yang memiliki dan pantas berfikir dan memburu kebenaran hakiki, menumbuhkan kembali kesadaran diri menjadi manusia seutuhnya yang masih mampu memberikan yang terbaik buat kehidupan.

Serasa hidup menjadi bergairah kembali, kepercayaan diri muncul dan tak lagi apatis dan rendah diri, kita masih bisa berfikir lebih baik dari yang diperankan Djamal Aziz dan Mpok Nori.

Nori nori nori, Curhat doong, Djamal Djamal Djamal, Komentar doong.

Karena merekalah, kita bisa merasa hidup kembali sebagai manusia seutuhnya.

Tuhan menciptakan bermacam dan jenis manusia, agar bergaul dan saling nasehat  menasehati, saling memberi dan menerima, untuk mencapai kesempurnaan kehidupan.

.

Merdeka ! Merdeka ! Merdeka !

.

Jakarta, 24 Desember 2012

.

Zen Muttaqin

 

Sumber Berita

https://www.kompasiana.com/zen-muttaqin/551b15b981331132019de3c8/djamal-aziz-nori-yang-ku-tunggu?page=all

 

djamalaziz.com Hanya Menampilkan Ulang dan Tidak Bertanggung Jawab Terhadap Isi Berita di atas. Segala Properti di atas Bukan Milik Djamal Aziz

Tinggalkan Balasan

WhatsApp chat