American Airlines Perpanjang Batal Terbang karena Boeing 737 – Djamal Aziz dotcom

Maskapai American Airlines memperpanjang pembatalan sekitar 90 penerbangan setiap hari hingga 5 Juni 2019 karena kecelakaan armada Boeing 737 MAX yang terjadi beberapa waktu lalu. Sebelumnya, maskapai terbesar di dunia itu membatalkan penerbangan hanya hingga akhir April tahun ini.

Dalam situs resmi American Airlines, calon penumpang yang jadwal penerbangannya terpengaruh akan dihubungi oleh pihak maskapai dan diberi opsi untuk mengubah jadwal penerbangan lain.

“Kami secara proaktif membatalkan penerbangan ini, kami dapat memberi layanan yang lebih baik kepada pelanggan kami dengan ketersediaan dan opsi pemesanan ulang,” kata American Airlines seperti dikutip dari CNN.com, Senin (7/4).

Maskapai tersebut memiliki 24 armada Boeing 737 Max. Saat ini, American Airlines mengatakan masih menunggu informasi lebih lanjut dari Administrasi Penerbangan Federal (Federal Aviation Administration/FAA), Departemen Transportasi, Dewan Keselamatan Transportasi Nasional dan otoritas pengatur lain sebelum melanjutkan penerbangan.

Pesawat Boeing 737 Max ‘dikandangkan’ tanpa batas waktu di Amerika Serikat sejak 13 Maret lalu, setelah dua pesawat mengalami kecelakaan fatal. Pesawat milik Maskapai Lion Air jatuh pada Oktober 2018, disusul penerbangan Ethiopian Airlines yang jatuh pada 10 Maret.

Negara-negara lain sudah menangguhkan penerbangan pesawat Boeing tipe tersebut segera setelah kecelakaan Maskapai Ethiopia.

Pihak berwenang belum memastikan penyebab kecelakaan pesawat. Namun, perhatian utama adalah pada fitur keselamatan otomatis yang berpotensi memaksa hidung pesawat lebih rendah hingga akhirnya mengalami kecelakaan.

Boeing dan FAA mengatakan pihaknya sedang memperbarui (upgrade) perangkat lunak 737 Max untuk mengatasi fitur keselamatan tersebut. Boeing berharap pembaruan akan tersedia dalam beberapa pekan.

Boeing juga mengumumkan akan memangkas tingkat produksi untuk semua pesawat jenis Boeing 737 MAX, dari semula 52 unit per bulan menjadi 42 unit per bulan.

CEO Dennis Muilenburg menyebutkan Boeing membentuk komite untuk meninjau cara mereka merancang dan mengembangkan jet untuk memastikan tingkat keamanan berada di level tertinggi.

American Airlines mengoperasikan rata-rata 3.300 penerbangan sistem utama setiap hari, dan 3.400 lain melalui maskapai regional dan maskapai mitra.

Dalam kesempatan berbeda, Southwest Airlines (LUV) juga mengatakan akan membatalkan penerbangan dan tidak akan mengembalikannya sampai layanan disahkan oleh FAA. LUV diketahui memiliki 34 pesawat jenis Boeing 737 Max.

Southwest telah merevisi jadwal hingga April dan Mei untuk mengurangi gangguan perjalanan di menit-menit terakhir secara drastis dan pembatalan pada hari yang sama.

Sumber : CNN Indonesia
Djamal Aziz dotcom bukan pemilik berita diatas.

WhatsApp chat